
SMP Negeri 2 Wonogiri mengadakan berbagai lomba untuk memeriahkan HUT ke-77 RI. Lomba digelar di halaman sekolah pada hari Senin, 15 Agustus 2022 pukul 08.00 s.d. 13.00 WIB. Lomba yang diadakan antara lain makan kerupuk, lomba estafet sarung, estafet bola pingpong, dan nyunggi tampah.
Menurut panitia, kegiatan ini dilaksanakan dengan sasaran siswa-siswi SMP Negeri 2 Wonogiri. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menanamkan kekompakan di antara siswa, sekaligus memeriahkan HUT ke-77 RI. Walaupun dilaksanakan secara dadakan, kegiatan ini berjalan dengan lancar. Seluruh panitia dan peserta mengikuti kegiatan ini dengan antusias, kompak, sportif, dan gembira.
Keseruan terjadi saat lomba makan kerupuk karena banyak peserta yang kerupuknya jatuh, alhasil mereka pun didiskualifikasi. Ada juga yang kesal karena kerupuknya terus bergerak. Hal yang tidak kalah lucu adalah saat lomba estafet sarung, ada peserta yang kakinya sampai naik ke atas kepala temannya demi memindahkan sarung.
“Ya Allah, itu kakinya sampai diangkat di atas kepala temannya,” komentar salah satu penonton.
Ketika lomba estafet bola ping pong, banyak peserta yang didiskualifikasi karena bolanya jatuh lebih dari satu kali sehingga hanya sedikit kelompok yang dapat lanjut ke babak semi final ataupun final.
“Gampang-gampang susah, ya. Aku masuk final tapi terus kalah,” ujar Amara, salah satu peserta lomba estafet bola ping pong yang berhasil lolos memasuki babak final.
Pada saat lomba nyunggi tampah, peserta yang kesulitan untuk menjaga tampahnya agar tidak jatuh. Beberapa peserta tampahnya jatuh ketika sudah di dekat garis finish, bahkan ada yang baru beberapa langkah dari garis start dan didiskualifikasi.
“Sebenarnya lombanya gampang, tetapi aku grogi, jadi kalah duluan,” ujar Rista, salah satu peserta lomba nyunggi tampah.
Lomba joget balon berlangsung di bawah teriknya sinar matahari, tetapi peserta masih semangat mengikuti lomba tersebut. Hampir seluruh peserta lomba asyik berjoget dengan iringan lagu dhangdhut. Banyak peserta yang balonnya jatuh serta meletus akibat tertekan dan terkena panas matahari. Mereka tidak menghiraukan rasa malu dan tetap berjoget sesuai dengan iringan lagu.
“Lumayan susah, tetapi seru sekali,” ujar Aurel yang merupakan salah satu peserta lomba joget balon,
Setelah lomba antarkelas selesai, bapak ibu guru ikut berjoget sambil nyunggi tampah dan joget balon. Hampir seluruh siswa-siswi SMP Negeri 2 Wonogiri berjoget bersama di halaman sekolah. “Kegiatannya sangat seru dan sangat meriah,” ujar Sunardi, salah satu guru SMP Negeri 2 Wonogiri.

