Paranggupito – Kepedulian dan semangat berbagi kembali diwujudkan oleh SMPN 2 Wonogiri. Di tengah kondisi kekeringan yang melanda wilayah Paranggupito, keluarga besar SMPN 2 Wonogiri hadir membawa bantuan sosial berupa air bersih dan pakaian pantas pakai untuk masyarakat Desa Klepu Song Bledeq, Kecamatan Paranggupito, serta SMPN 1 Paranggupito, Sabtu (5/9/2026).
Bantuan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian SMPN 2 Wonogiri terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus bentuk pendidikan karakter melalui aksi nyata berbagi dan peduli terhadap sesama.
Kegiatan bansos air bersih tersebut merupakan kepedulian dari Kepala SMPN 2 Wonogiri, Utami Padri Astuti, yang disampaikan melalui Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Wiwik Sri Wigati.

Penyaluran bantuan air bersih untuk masyarakat Paranggupito disambut hangat oleh warga. Bantuan tersebut diterima oleh Hariyanto, Guru SMPN 1 Paranggupito, yang mewakili warga penerima bantuan.
Hariyanto menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada SMPN 2 Wonogiri atas kepedulian yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar SMPN 2 Wonogiri atas bantuan air bersih ini. Bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat, khususnya dalam kondisi kekeringan seperti sekarang. Kepedulian seperti ini tentu sangat membantu dan memberikan semangat bagi warga Paranggupito.”
Selain air bersih, bantuan pakaian pantas pakai juga diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat dan digunakan oleh warga yang membutuhkan.

Kepedulian SMPN 2 Wonogiri juga menyentuh keluarga besar SMPN 1 Paranggupito. Penyaluran bantuan air bersih di sekolah tersebut dipimpin dan diterima langsung oleh Kepala SMPN 1 Paranggupito, Junarwan.
Junarwan menyambut hangat kedatangan bantuan dan menyampaikan apresiasi kepada SMPN 2 Wonogiri atas perhatian serta kepedulian yang diberikan.
Bantuan air bersih tersebut menjadi simbol persaudaraan antarlembaga pendidikan. Di tengah kebutuhan air bersih akibat musim kemarau, bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan sekolah dan memberikan manfaat bagi warga sekolah.

Kepala SMPN 2 Wonogiri, Utami Padri Astuti, menyampaikan bahwa kegiatan bansos ini merupakan bentuk kepedulian sekolah terhadap masyarakat Paranggupito yang membutuhkan bantuan air bersih.
“Kami ingin hadir dan berbagi dengan masyarakat Paranggupito. Bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian keluarga besar SMPN 2 Wonogiri. Semoga bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan masyarakat di tengah kondisi kekeringan.”
Menurut Utami Padri Astuti, kegiatan sosial seperti ini juga memiliki nilai pendidikan yang penting. Peserta didik tidak hanya belajar melalui teori, tetapi juga dapat melihat dan merasakan secara langsung arti kepedulian, empati, gotong royong, dan berbagi kepada sesama.
“Harapannya, semangat kepedulian ini terus tumbuh dalam diri seluruh warga sekolah. Pendidikan bukan hanya tentang prestasi akademik, tetapi juga tentang bagaimana kita dapat menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain,” tambahnya.
Sementara itu, Waka Kesiswaan SMPN 2 Wonogiri, Wiwik Sri Wigati, menyampaikan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah untuk membangun kepedulian sosial dan memperkuat hubungan dengan masyarakat.
Air bersih yang disalurkan menjadi bantuan yang sangat berarti bagi masyarakat yang sedang menghadapi keterbatasan air. Ditambah dengan pakaian pantas pakai, bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Kegiatan ini mengajarkan satu hal sederhana: berbagi tidak harus menunggu memiliki banyak. Ketika dilakukan dengan ketulusan, bantuan sekecil apa pun dapat menjadi berarti bagi mereka yang membutuhkan.
Hari itu, yang mengalir bukan hanya air dari tangki-tangki bantuan. Mengalir pula kepedulian, persaudaraan, gotong royong, dan harapan dari keluarga besar SMPN 2 Wonogiri untuk masyarakat Paranggupito.
SMPN 2 Wonogiri untuk Paranggupito — mengalirkan air, berbagi kepedulian, dan menghadirkan harapan.