Wonogiri, 9 September 2026 — SMP Negeri 2 Wonogiri menjadi lokasi pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran Pemanfaatan Dana BOSP Kinerja Tahun 2026, yang digelar pada Rabu, 9 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk mempercepat transformasi pendidikan berbasis teknologi di satuan pendidikan, khususnya melalui pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) dalam proses pembelajaran.
Bimtek diikuti oleh 30 kepala sekolah dan guru yang tergabung dalam Gugus SMP Wonogiri 1. Peserta berasal dari SMP Negeri 1 Batuwarno, SMP Negeri 2 Paranggupito, SMP Negeri 2 Karangtengah, SMP Sultan Agung Tirtomoyo, dan SMP Muhammadiyah 1 Wuryantoro.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta memperoleh pembekalan teknis sekaligus praktik langsung mengenai cara mengintegrasikan perangkat digital ke dalam proses pembelajaran di kelas. Materi disampaikan oleh Marseno Aji selaku Fasilitator Daerah (Fasda).
Kepala SMP Negeri 2 Wonogiri, Utami, menyampaikan bahwa pelaksanaan Bimtek merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis digital. Menurutnya, digitalisasi pembelajaran menjadi bagian penting dari komitmen peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Wonogiri.
“Penggunaan PID memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kualitas proses belajar-mengajar di sekolah. Siswa lebih memahami materi, pembelajaran lebih menarik, pembelajaran menjadi interaktif dan kolaboratif, juga membantu guru memudahkan mengakses berbagai materi, konten, serta referensi. Ini menjadi solusi strategis untuk pemerataan kualitas pendidikan,” jelas Utami.

Sementara itu, Marseno Aji menjelaskan bahwa materi Bimtek tidak hanya berorientasi pada penggunaan perangkat teknologi, tetapi juga mendorong transformasi kelas dari sekadar tempat distribusi perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menjadi ekosistem pembelajaran yang interaktif.
Materi yang diberikan meliputi pengenalan dan operasi dasar PID, integrasi dengan berbagai platform pembelajaran, praktik pedagogi dan desain pembelajaran, hingga penyusunan rencana tindak lanjut. Peserta juga diarahkan untuk melakukan pengimbasan materi kepada rekan sejawat serta mengimplementasikan hasil Bimtek di satuan pendidikan masing-masing.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung penggunaan Papan Interaktif Digital. Perangkat tersebut dimanfaatkan untuk menampilkan materi ajar, video pembelajaran, hingga berbagai konten interaktif yang dapat mendukung keterlibatan peserta didik selama proses pembelajaran.
Selain aspek penggunaan perangkat, peserta juga mendapatkan materi mengenai pengelolaan dan pemanfaatan perangkat digital secara optimal agar dapat digunakan secara efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat maksimal bagi proses pembelajaran.
Antusiasme peserta terlihat selama mengikuti rangkaian kegiatan. Mereka mengaku mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing. Pelatihan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapan guru dalam memanfaatkan teknologi sekaligus mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan berpusat pada peserta didik.
Sebagai penutup, Kepala SMP Negeri 2 Wonogiri berharap pelaksanaan Bimtek Digitalisasi Pembelajaran di Kabupaten Wonogiri dapat menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi.
Melalui peningkatan kompetensi pendidik dan optimalisasi pemanfaatan perangkat digital, diharapkan kualitas pembelajaran dapat terus meningkat serta memberikan dampak positif bagi peserta didik di seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Wonogiri.

