SMP Negeri 2 Wonogiri mengadakan Sosialisasi Program Sekolah kepada orang tua/ wali siswa. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 3 September 2022 itu, dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama untuk orang tua/ wali siswa kelas VII, sesi kedua untuk orang tua/ wali siswa kelas VIII, dan sesi ketiga untuk orang tua/ wali siswa kelas IX. Materi sosialisasi meliputi Program Sekolah dan Tata Tertib Siswa.
Acara dimulai dengan menyanyikan lagu “Indonesia Raya”, dilanjutkan doa yang dipimpin oleh Soleh Atmojo Putro. Acara ketiga, sambutan dari Kepala SMP Negeri 2 Wonogiri, Utami Padri Astuti. Dalam sambutannya, Utami mengatakan bahwa sosialisasi bertujuan untuk menjalin komunikasi antara sekolah dan orang tua/ wali siswa. Selanjutnya, beliau menjabarkan Visi dan Misi SMP Negeri 2 Wonogiri “Terwujudnya Generasi yang Beriman, Santun, Unggul dalam Prestasi, Terampil dalam Bidang Seni dan Olah Raga, Ramah Anak serta Berwawasan Lingkungan. Menurut Utami, untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, diperlukan sinkronisasi dan simbiosis mutualisma antara pengelola sekolah dan orang tua siswa. Mengingat bahwa keberadaan anak di sekolah merupakan tanggung jawab sekolah, ketika di rumah, tanggung jawab orang tua. Sebagai contoh, untuk mencetak generasi yang beriman dan santun perlu bantuan orang tua untuk memantau siswa di rumah.
Utami memaparkan berbagai upaya sekolah untuk mewujudkan sekolah ramah anak dan berwawasan lingkungan. “SMP Negeri 2 Wonogiri merupakan sekolah berwawasan lingkungan, dan merupakan satu-satunya SMP yang merupakan titik pantau Tim Adipura Nasional. Ini merupakan bukti nyata sekolah memberikan kontribusi yang berarti kepada pemerintah daerah,” ujar Utami.
Profil SMP Negeri 2 Wonogiri yang terdiri dari guru, tenaga kependidikan, dan fasilitas yang dimiliki, mendukung sekolah untuk mencetak generasi yang unggul dalam prestasi. Prestasi yang ditorehkan oleh sekolah di antaranya: peringkat 5 besar Wonogiri Inovation Award (WIA), sekolah dengan kategori sangat inovatif, juara harapan 2 film pendek, juara 3 tingkat provinsi untuk cabang olah raga pencak silat atas nama Novanda Fergiawan Listyanto yang maju ke tingkat nasional, juara 1 tingkat kabupaten OSN mapel IPA atas nama Adwa Nareswari Adrian, juara 2 tingkat kabupaten cabang Solo Vokal dan Gitar Duet FLS2N, juara 2 tingkat kabupaten menulis geguritan, menulis aksara Jawa, dan pidato bahasa Jawa, juara 2 “Festival Reportase Merdeka” se-Distrik Wonogiri. Untuk guru, prestasi yang diraih di antaranya: OSC (Overseas Short Course) yang diikuti Sri Nurhasanti dan Nur Widhi Hastuti, juara Olimpiade Guru Nasional tingkat kabupaten a.n. Wiwik Sri Wigati, Wiyadi, dan Sri Hartini, finalis lomba inovasi pembelajaran atas nama Saleha dan Nur Widhi Hastuti, serta Program Guru Penggerak yang diikuti oleh Saleha dan Wahyu Listyono.

Tidak hanya unggul dalam prestasi, Pendidikan Karakter Siswa dan perwujudan Profil Pelajar Pancasila melalui Bahana Giri Laksita Drum Band yang tampil sebagai korsik pada peringatan HUT ke-77 RI di Lapangan Pringgondani yang mendapat apresiasi dari Bupati Wonogiri.
Pogram Sekolah dipaparkan Kepala SMP Negeri 2 Wonogiri di antaranya: Implementasi Kurikulum Merdeka, Perkemahan Blok, ANBK, Penilaian Tengah Semester, Penilaian Akhir Semester, MPLS, Pemilihan Ketua OSIS, LDK, Ekstrakurikuler, Outing Kelas, perayaan hari besar keagamaan, serta program sosial.
Acara selanjutnya adalah sambutan dari Komite Sekolah. Joko Santosa mewakili Pengurus Komite, mengapresiasi kerja keras jajaran sekolah. Beliau juga mengajak orang tua murid mengawal bersama-sama program-program sekolah. Mengingat tantangan ke depan semakin berat, perlu sinergi dan kebersamaan.
Pemaparan Tata Tertib Siswa oleh Sumarno, koordinator guru BK dan Mamik Tri Hastuti, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Materi yang disampaikan meliputi hak dan kewajiban siswa, larangan, serta sanki.
Dalam sesi tanya jawab, Heri Mulyanto, perwakilan orang tua siswa, menanggapi salah satu poin dalam tata tertib siswa, yang oleh sekolah ditindaklanjuti dan diberikan solusi. Tanggapan kedua dari salah satu orang tua/ wali siswa, berupa apresiasi kepada sekolah yang telah memberikan bimbingan yang maksimal kepada siswa. Selain itu, beliau mengusulkan perlunya kerja sama yang maksimal agar pelaksanaan tata tertib dapat berjalan.
Setelah pihak sekolah dan orang tua/ wali siswa berkomitmen untuk saling bekerja sama dan mendukung pelaksanaan program sekolah, kegiatan diakhiri pukul 13.00 WIB.