Menutup tahun pelajaran 2023-2024, siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Wonogiri mengadakan bazar dan pentas seni (Jumat, 21 Juni 2024). Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila tema Gaya Hidup Berkelanjutan.

Berbagai jajanan tradisional dijual di bazar, di antaranya pecel gendar, gethuk, cenil, klepon, mi pentil, lemper. Selain makanan, minuman dhawet dan es cincau juga diserbu pembeli. Keunikan dari bazar ini adalah penggunaan daun jati dan daun pisang sebagai bungkus makanan. Hal ini merupakan wujud dari komitmen SMP Negeri 2 Wonogiri untuk menjaga lingkungan dengan cara mengurangi penggunaan plastik.
Saat pentas seni, masing-masing kelas berusaha menampilkan yang terbaik. Kelas 8C, menyuguhkan tari Dolanan yang dibawakan oleh tiga siswa putri. Tari ini menggambarkan anak yang sedang bermain. Aninda Putri perwakilan dari kelas 8 E, unjuk kebolehan membawakan tari Mangastuti. Tari ini menggambarkan perilaku yang selaras, penuh dengan kasih sayang untuk keselamatan hidup di dunia. Tari Krincing oleh lima siswa dari kelas 8D, semakin memeriahkan panggung, menggambarkan karakter ksatria yang kuat dan tegas. Tari Sancang Gugat menceritakan tentang perjuangan untuk mempertahankan dan membela kebenaran, dipersembahkan oleh perwakilan kelas 8H.
Selain tari, modern dance dan drama musikal juga turut meramaikan pentas seni. Kelas 8G berhasil memukau penonton dengan kreasi drama dan tari yang menggambarkan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan. Tidak mau kalah, kelas 8F yang membawakan drama dengan tema pelestarian budaya.




Kepala SMP Negeri 2 Wonogiri, Utami Padri Astuti, memberikan apresiasi terhadap penampilan para siswa.
“Kegiatan ini menjadi ajang penampilan talent-talent yang dimiliki SMP Negeri 2 Wonogiri. Selain itu, juga untuk mencari talent yang belum terbaca. Ternyata di SMP Negeri 2 Wonogiri banyak potensi yang bisa dikembangkan,” kata Utami.
Menurut Utami, kegiatan ini merupakan implementasi Profil Pelajar Pancasila. Melalui bazar, siswa berkolaborasi, memunculkan dan memupuk karakter gotong royong, serta untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui pentas seni, siswa turut serta menjaga kelestarian budaya.