Kam. Jul 2nd, 2026

Menutup tahun pelajaran 2023-2024, siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Wonogiri mengadakan bazar dan pentas seni (Jumat, 21 Juni 2024).  Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila tema Gaya Hidup Berkelanjutan.

Berbagai jajanan tradisional  dijual di bazar, di antaranya pecel gendar, gethuk, cenil, klepon,  mi pentil, lemper. Selain makanan,  minuman dhawet dan es cincau  juga  diserbu pembeli. Keunikan dari bazar ini adalah  penggunaan daun jati dan daun pisang sebagai bungkus makanan. Hal ini merupakan wujud dari komitmen SMP Negeri 2 Wonogiri untuk menjaga lingkungan dengan cara mengurangi penggunaan plastik.

Saat pentas seni, masing-masing kelas berusaha menampilkan yang terbaik. Kelas 8C, menyuguhkan tari Dolanan yang dibawakan oleh tiga siswa putri. Tari ini menggambarkan anak yang sedang bermain. Aninda Putri perwakilan dari kelas 8 E, unjuk kebolehan membawakan tari Mangastuti. Tari ini menggambarkan perilaku yang selaras, penuh dengan kasih sayang  untuk keselamatan hidup di dunia. Tari Krincing  oleh lima siswa dari kelas 8D, semakin memeriahkan panggung, menggambarkan karakter ksatria yang kuat dan tegas.  Tari Sancang Gugat menceritakan tentang perjuangan untuk mempertahankan dan membela kebenaran, dipersembahkan  oleh perwakilan kelas 8H.

Selain tari, modern dance dan drama musikal juga turut meramaikan pentas seni. Kelas 8G berhasil memukau penonton dengan kreasi drama dan tari yang menggambarkan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan. Tidak mau kalah,  kelas 8F yang membawakan drama dengan tema pelestarian  budaya.

 

 

Kepala SMP Negeri 2 Wonogiri, Utami Padri Astuti, memberikan apresiasi terhadap penampilan para siswa.

“Kegiatan ini menjadi ajang penampilan talent-talent yang dimiliki SMP Negeri 2 Wonogiri. Selain itu, juga untuk mencari talent yang belum terbaca. Ternyata di SMP Negeri 2 Wonogiri banyak potensi yang bisa dikembangkan,” kata Utami.

Menurut Utami,  kegiatan ini merupakan implementasi  Profil Pelajar Pancasila. Melalui bazar,  siswa  berkolaborasi, memunculkan dan memupuk karakter gotong royong, serta untuk  menumbuhkan jiwa kewirausahaan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui pentas seni, siswa turut  serta menjaga kelestarian budaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *