SMP Negeri 2 Wonogiri mengadakan sosialisasi Gaya Hidup Berkelanjutan, Selasa (25/2/2025). Bertempat di aula SMP Negeri 2 Wonogiri, kegiatan yang diikuti seluruh siswa kelas VIII ini, merupakan rangkaian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Tampil sebagai narasumber, Antonius Kartolo. Dalam pemaparannya, Anton menyampaikan bahwa sosialisasi Gaya Hidup Berkelanjutan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian siswa terhadap lingkungan.
Menurut Anton, esensi dari gaya hidup berkelanjutan, adalah kebiasaan dan pola perilaku yang harus tertanam dalam masyarakat, menjalankan hidup dengan penuh kesadaran dan berpikir secara jangka panjang, karena menyadari hampir semua hal yang kita lakukan akan berdampak pada lingkungan dan orang di sekitar.
Saat ini dunia sedang terancam, dibuktikan dengan adanya perubahan iklim dan berbagai bencana alam. Bencana alam disebabkan oleh dua faktor: alam dan manusia. Faktor alam tidak bisa dikendalikan, yang bisa dikendalikan adalah faktor manusia, pelaku pengrusakan lingkungan, yang berdampak pada bencana alam. Untuk itu, perlunya kita mengetahui, memahamai, menyadari, dan melakukan tindakan untuk gaya hidup berkelanjutan.
“Mengapa gaya hidup berkelanjutan? Karena dunia secara global sedang terancam, sedangkan makhluk hidup harus tetap melangsungkan kehidupan, sehingga yang dapat diperbuat oleh manusia adalah menerapkan gaya hidup berkelanjutan,” kata Anton.
Anton mengajak peseta didik mengimplementasikan gaya hidup berkelanjutan dengan membantu membatasi perubahan iklim melalui langkah kecil dan sederhana, tetapi berdampak luar biasa, seperti: hemat energi dengan berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan transportasi publik; membawa bekal makanan dari rumah: menggunakan tumbler sebagai pengganti botol plastik; mengelola sampah dengan prinsip menerapkam 3 R; serta menggunakan produk yang ramah lingkungan.
“Dunia yang menjadi tempat hidup kita hanya ada satu. Kerusakan dunia yang terjadi saat ini, kitalah, yang harus peduli. Khususnya generasi muda, harus lebih peduli,” pesan beliau.



