Kam. Jul 2nd, 2026

Wonogiri, Senin, 21 Juli 2025 – SMP Negeri 2 Wonogiri menggelar sosialisasi pendidikan demokrasi sejak dini. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Toto Sihsetyo Adi, Komisioner KPU Kabupaten Wonogiri, yang juga menjabat sebagai Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu.

Dalam kesempatan tersebut, Toto menjelaskan secara rinci mengenai pemilu dan peran KPU sebagai badan penyelenggara Pemilu di Indonesia. Ia menguraikan bahwa KPU bertugas mempersiapkan dan menyelenggarakan pemilu serta pemilihan kepala daerah (pilkada), gubernur dan bupati di seluruh Indonesia.

Toto menekankan pentingnya pendidikan demokrasi yang dimulai sejak dini, yaitu dari keluarga, sekolah, dan masyarakat. Ia juga menjabarkan sejarah pemilu di Indonesia dari tahun 1955 hingga 2024, serta menjelaskan fungsi KPU dalam penyelenggaraan pemilu tersebut.

Menurut Toto, penyelenggaraan pemilu di Indonesia mengalami perubahan dari tahun ke tahun dalam upaya mencari bentuk yang paling efektif, efisien, dan mudah. Ia mencontohkan implementasi demokrasi di sekolah melalui proses pemilihan ketua kelas dan ketua OSIS, di mana siswa memilih pemimpin berdasarkan attitude, kemampuan berorganisasi, dan intelektual.

Toto berpesan kepada para siswa SMP Negeri 2 Wonogiri, yang merupakan generasi Alpha, untuk turut berperan aktif dalam demokrasi di tingkat sekolah.

“Kelak di tahun 2029 kalian sudah memenuhi syarat untuk memilih, jadilah pemilih yang cerdas, pilihlah pemimpin yang melaksanakan kepentingan rakyat sesuai yang tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945,” ujarnya.

Selama penyampaian materi, Toto juga memberikan kuis dengan hadiah menarik, yang membuat para siswa sangat antusias meskipun cuaca cukup panas.

Menutup sesi, Toto memotivasi para siswa agar selalu menggantungkan  cita-cita dan harapan setinggi-tinginya karena semua orang bisa sukses. Kunci sukses menurut Toto  adalah dengan  belajar dengan sungguh-sungguh dan berdoa.

“Semua mempunyai hak dan kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita. Jangan minder! Jangan berkecil hati. Semua mungkin.  Manjadda wa jadda. Kalau kita bersungguh-sungguh, Insya Allah apa yang kita cita-citakan akan tercapai,” tutupnya penuh semangat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *