Pohon Cemara
(Araucariaceac)

Araucariaceac adalah familia konifer yang sangat purba, mereka mencapai keanekaragaman maksimum pada periode jurassik dan kapur saat mereka ada hampir di seluruh dunia. Pada akhir periode kapur, saat dinosaurus punah Araucariaceac di belahan bumi utara juga punah.
Beberapa Araucariaceac merupakan pohon yang sangat populer didaerah Subtropis, dan beberapa juga pohon penghasil kayu, yang
sangat penting, yang menghasilkan kayu bermata tinggi. Beberapa mempunyai biji yang dapat dimakan seperti kacang pinus, dan yang lainnya menghasilkan resin dan ambar yang berharga. Di hutan di mana Araucariaceac tumbuh, mereka biasanya pohon Dominan, sering kali spesies terbesar dihutan itu, yang terbesar adalah Araucaria hunsteinii, dilaporkan setinggi 89 M di pulau irian, beberapa spesies lain mencapai tinggi 50 – 65 M.
- Anggota Araucariaceac biasanya pohon cemara yang sangat tinggi, mencapai ketinggian 60 M ( 200 kaki ) atau lebih. Mereka juga dapat menumbuhkan diameter batang yang sangat besar. Batangnya berbentuk kolumnar dan memiliki empular yang relatif besar dengan korteks resin. Percabangan biasanya horizontal dan berjenjang, timbal secara teratur dalam lingkaran tiga sampai tujuh cabang atau bergantian dalam pasangan yang terpisah jauh.
- Daunya bisa kecil, seperti jarum, dan melengkung, atau bisa besar, bulat telur lebar, dan pipih. Mereka tersusun secara spiral, persisten, dan biasanya memiliki venasi Seperti tumbuhan runjung lainya, mereka menghasilkan kerucut. Setiap pohon dapat memiliki kerucut jantan dan berina mereka, atau hanya dapat memiliki kerucut jantan atau betina.
Sebagian besar Araucariaceac melepaskan getah ini rapuh dan bentuk ya tidak beraturan. Getah ini rapuhh dan bentuknya tidak beraturan. Berikut efek getah yang dimiliki Araucariaceac:
- Efek antioksidan Antiulserogenik
- Antisitotoksik
- Anti bakteri
Manfaat famili tumbuhan Araucariaceae antara lain :
- Kayu berkualitas tinggi untuk konstruksi dan
- Biji yang dapat dimakan sebagai sumber
- Resin untuk bahan industri (pernis, plastik, kosmetik).
- Habitat satwa
- Penstabil tanah untuk mencegah
- Potensi manfaat farmakologis dan kosmetik dari senyawa seperti bitlavonoid dan
Manfaat Ekonomi dan Industri :
- Kayu
Berbagai spesies, seperti Agathis dan Araufaria, menghasilkan kayu berkualitas tinggi yang digunakan untuk bangunan, furnitur, ukiran, dan pembuatan pulp kertas.
- Resin
Resin dari pohon-pohon seperti Agathis dan Araucaria digunakan dalam pembuatan pernis, plester, hingga kosmetik.
- Bahan Pangan
Biji dari beberapa sepesies Araucaria (seperti pinhao dari Araucaria Angustifolia) bisa dimakan dan kaya akan pati.
- Tanaman Hias
Beberapa spesies ditanam sebagai tanaman hias karena bentuk piramida yang anggun, seperti Araucaria exeelsa (pinus pulau Norfolk)
Manfaat Ekologis
- Penstabil Tanah
Sistem perakaran yang dalam pada beberapa spesies Araucaria membantu menjaga struktur tanah dan mencegah erosi.
- Habitat Satwa liar
Pohon-pohon ini menyediakan habitat alami bagi berbagai jenis satwa liar, mendukung keanekaragaman hayati.
Kelompok 5
- Farahdista Kustantya Tsamaranisa (14)
- Febrillian Muti Aribowo (15)
- Guntur Isnain Syahputra (17)
- Juan Rizki Afarin (21)
- Nikita Ariana Putri (28)
Sumber Data: https.//en.wikipedia.org