Wonogiri, Senin (2/6/2025) – SMP Negeri 2 Wonogiri menggelar perpisahan dan pelepasan siswa kelas 9 tahun ajaran 2024/2025, di halaman sekolah. Sebanyak 247 siswa mengikuti prosesi wisuda disaksikan perwakilan orang tua murid, pengurus Komite Sekolah, serta undangan.
Acara berlangsung khidmat dengan momen simbolis penyerahan siswa dari pihak sekolah kepada orang tua, oleh Kepala SMP Negeri 2 Wonogiri, Utami Padri Astuti, dan diterima oleh Ketua Komite Sekolah, Sugiyarno.


Dalam sambutannya, Utami menyampaikan bahwa berbagai prestasi yang telah diraih para siswa tidak lepas dari peran penting orang tua dan para guru.
“Prestasi anak-anak adalah hasil dari kerja keras yang didukung oleh bimbingan dan doa orang tua serta dedikasi para guru,” tuturnya.
Selaras dengan tema acara, “Great Generation are Reflected from The Noble Characteristics”, yang artinya generasi hebat tercermin dari karakter mulia, Utami berharap para lulusan SMP Negeri 2 Wonogiri menjadi generasi hebat yang berkarakter, beradab, dan santun. Ia juga mewanti-wanti para siswa agar terus menjaga iman, menghargai diri sendiri dan orang lain, serta terus meningkatkan kompetensi.
“Genggamlah erat motivasi dan jadikan bekal untuk melangkah lebih tinggi. Perjuangan dimulai dari sekarang. Langkahkan kaki untuk menjadi generasi beriman, bertaqwa, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Komite Sekolah, Sugiyarno, mewakili orang tua murid menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah. Ia merasa bangga terhadap seluruh tenaga pendidik yang telah mendidik dengan penuh ketulusan dan kesabaran.
“Kami sampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada kepala sekolah dan seluruh civitas akademika SMP Negeri 2 Wonogiri atas ilmu, akhlak, dan adab yang telah ditanamkan kepada anak-anak kami,” ujarnya. Sugiyarno juga memohon doa dan dukungan agar para siswa dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi serta istiqamah dalam menjaga karakter dan prestasi.

Turut memberikan sambutan, Pengawas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Sularno. Beliau memberikan apresiasi kepada kepala sekolah dan seluruh staf pengajar atas keberhasilan menjadikan SMP Negeri 2 Wonogiri sebagai sekolah bermutu dan berkarakter.
“Sekolah ini telah menunjukkan hasil nyata dari sinergi antara guru, komite, dan orang tua. Dukungan orang tua sangat signifikan dalam menentukan keberhasilan anak-anak. Kami berharap kolaborasi ini terus terjaga,” ujar Sularno.

Suasana haru menyelimuti saat pengalungan samir oleh wali kelas masing-masing. Pengalungan samir sebagai simbol kelulusan dan penanda bahwa wisudawan siap melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Selain prosesi seremonial, acara juga diisi dengan parade seni, wujud aktualisasi bakat siswa, di antaranya Tari Pengabdi Keraton yang dibawakan oleh Alvira Junieswaraswati, Slashia Najwa, Dyah Ayu Retno, Praditya Nuraini, dan Clarissa Celci. Selain tari, tim karawitan siswa yang pada tahun 2024 menjadi juara 2 tingkat kabupaten, tampil memukau membawakan gending Wonogiri Sukses, Keliling Pitung Kutha, Subakastawa Rinengga, Wohing Aren-Sikucing, dan Garuda Pancasila. Turut juga memeriahkan acara, ansambel musik yang tahun 2024 menjadi juara 1 tingkat Kabupaten Wonogiri, serta solo vokal. Tidak mau ketinggalan, Dwijo Laras, tim karawitan bapak ibu guru SMP Negeri 2 Wonogiri, unjuk kebolehan membawakan gending Mbok Ya Mesem, Jamu Jawa, dan Suwe Ora Jamu.


Dalam kesempatan itu juga, Kepala Sekolah menyerahkan penghargaan kepada 10 siswa berprestasi. Hal ini sebagai bentuk apresiasi atas capaian luar biasa mereka selama menempuh pendidikan di SMP Negeri 2 Wonogiri.
