Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tema “Gaya Hidup Berkelanjutan” blok kedua di SMP Negeri 2 Wonogiri diwarnai dengan sejumlah aksi peduli dan berbudaya lingkungan hidup. Kegiatan dimulai hari Senin, 6 Mei 2024 dengan upacara bendera di halaman sekolah. Pembina Upacara, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarpras, Wiyadi, dalam amanatnya menyampaikan bahwa SMP Negeri 2 Wonogiri mengikuti lomba Calon Sekolah Adiwiyata Perpanjangan tingkat provinsi. Untuk itu, Wiyadi meminta semua warga sekolah mendukung dengan melaksanakan gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS).

Kegiatan dilanjutkan dengan “Aksi Bersih dan Pilah Sampah”. Siswa membersihkan dan memungut sampah di lingkungan sekolah. Sampah yang dikumpulkan, kemudian dipilah. Sampah organik berupa daun kering dibuat kompos. Sampah berupa kantong dan botol plastik didaur ulang menjadi ecobrick. Selain itu, dibuka “donasi sampah” dari siswa, bapak/ibu guru, dan pengelola kantin sekolah.


Selasa, 7 Mei 2024, siswa kelas VIII mengikuti sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba. Narasumber yang dihadirkan adalah Kepala BNN Surakarta itu, AKBP I Gede Nakti Widhiarta, S.I.K. Nakti mengajak siswa berpartisispasi dalam penurunan angka penyalahgunaan narkoba.
“Siswa perlu mengetahui bahaya mengonsumsi narkoba, bukan untuk mencoba, tetapi untuk membentengi diri agar tidak menjadi salah satu korban penyalahgunaan narkoba, ”kata Nakti.
Senada dengan apa yang disampaikan Nakti, Kepala SMP Negeri 2 Wonogiri, Utami Padri Astuti mengajak semua warga sekolah berkomitmen mewujudkan SMP Negeri 2 Wonogiri “Bersinar”, Bersih Narkoba, Stop Narkoba!

Rabu, 8 Mei 2024, siswa melakukan kampanye Gaya Hidup Berkelanjutan, mengusung tema Konservasi Air, Konservasi Energi, Pengelolalan Sampah, Penanaman Pohon, Sanitasi Lingkungan, Antibullying, Antirokok dan Antinarkoba. Peserta kampanye berjalan kaki dari sekolah menuju Bumi Perkemahan Kolam Keceh, Kedungsono, Bulusulur, sembari membentangkan poster. Di Bumi Perkemahan Kolam Keceh, beberapa siswa perwakilan dari kelas masing-masing, menyampaikan orasi. Adena, perwakilan kelas 8F mengangkat isu pemanasan global dan efek gas rumah kaca. Sefina, kelas 8E, menggugah kesadaran masyarakat untuk disiplin dalam mengelola sampah plastik melalui metode 3R. Afa, perwakilan kelas 8 H, berorasi tentang dampak rokok bagi kesehatan dan lingkungan.

Puncak dari kegiatan P5 adalah pembuatan ecobrick. Sampah dan botol plastik yang dikumpulkan dari lingkungan sekolah dan juga hasil donasi, dibuat menjadi ecobrick untuk dipasang dalam papan identitas sekolah “SMP N 2 WONOGIRI” yang menghiasi sisi timur gerbang sekolah.



Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Kepala SMP Negeri 2 Wonogiri.
“Saya berharap, apa yang kita mulai, tidak berhenti hari ini, tetapi berkelanjutan menjadi gaya hidup. Sesuai tema P5 yaitu Gaya Hidup Berkelanjutan yang bertujuan menyiapkan generasi yang sadar dan bijak dalam menggunakan sumber daya alam,” kata Utami Padri Astuti.
Apresiasi yang sama juga diberikan oleh Antonius Kartolo, guru IPA kelas VIII.
“Mengubah sesuatu yang tidak berharga menjadi hal yang bermanfaat adalah suatu tindakan yang mulia. Seperti apa yang dilakukan siswa dalam kegiatan P5 kali ini. Memungut sampah plastik dijadikan ecobrick, hal baik yang kita lakukan, ” tutur Antonius Kartolo.