Wonogiri, 29 April 2025 – Dalam Upaya mendukung peningkatan literasi dan kompetensi berbahasa Indonesia, SMP Negeri 2 Wonogiri menggelar kegiatan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesa (UKBI) Adaptif Merdeka pada tanggal 29 hingga 30 April 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang kelas SMP Negeri 2 Wonogiri dan dikuti oleh semua siswa kelas VIII.

Pelaksanaan tes UKBI dilakukan secara daring (online) menggunakan sistem adaptif, di mana tingkat kesulitan soal akan menyesuaikan dengan kemampuan peserta. Tes UKBI mencakup aspek mendengarkan, membaca, menulis, serta pemahaman kaidah bahasa. Program ini merupakan inisiatif dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan SMPN 2 Wonogiri.
Kepala SMP Negeri 2 Wonogiri, Utami Padri Astuti menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam mendorong siswa menjadi penutur bahasa Indonesia yang baik, benar, dan cakap.
“UKBI Adaptif Merdeka bukan sekedar tes, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap kemampuan berbahasa siswa. Melalui tes ini, mereka dapat mengetahui sejauh mana penguasaan bahasa Indonesia yang dimiliki,” ujar beliau.
Pelaksanaan tes terbagi dalam dua sesi untuk menjaga kenyamanan dan kelancaran. Proses berjalan lancar dengan pendampingan dari guru Bahasa Indonesia dan operator TIK sekolah. Para siswa tampak antusias dan fokus saat mengerjakan soal.

Salah satu peserta, Muhammad Angga dari kelas VIII-A mengungkapkan pengalamannya, “Tesnya menarik dan menantang. Ada soal audio juga, jadi tidak membosankan. Saya jadi tahu bagian mana yang harus saya perbaiki.”
Pihak sekolah berharap hasil dari UKBI ini dapat dijadikan acuan dalam perencanaan pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih efektif dan berbasis kebutuhan siswa.
Kegiatan UKBI Adaptif Merdeka di SMP Negeri 2 Wonogiri menjadi langkah nyata dalam mendukung gerakan literasi nasional dan membentuk generasi muda yang bangga dan terampil menggunakan bahasa Indonesia.